Kamis, 12 Maret 2015

Tari Klasik Yogyakarta

Salah satu di antara banyak kesenian Yogyakarta yang masih lestari hingga kini adalah tari klasik . Kenapa klasik? Sebab, tari-tarian itu sudah ada sejak dulu.
Tari klasik  gaya Yogyakarta  dibuat oleh seniman-seniman keraton zaman dulu.
Banyak yang menilainya sebagai warisan seni bermutu tinggi.
Tari klasik sampai hari ini masih lestari karena masih ada yang tertarik mempelajarinya.TERMASUK SAYA :D
Bahkan, di Yogykarta ada sanggar tari yang khusus mengajarkan tari klasik, seperti Sanggar Ndalem Pujokusuman, Sanggar tari Pradnya Widya UNY, dll. 
-Kalau kamu ingin bisa menarikan tarian klasik gaya Yogyakarta harus ekstra sabar.
Karena gerakan dan rangkaian tarinya rumit.
Siswa yang belajar tari klasik  tidak dapat sekali dua kali datang langsung bisa.
Untuk menguasai tarian sederhana saja, seperti Nawung Sekar, seorang pemula butuh waktu sekitar 4 bulan!
Di sanggar tari kamu juga bisa mendapatkan teman baru, lo! Asyik, kan?
- Belajar dari dasar tarian klasik  gaya Yogyakarta  butuh waktu cukup lama. Karena kamu harus belajar dari dasar sekali. Mulai dari posisi tangan, kaki, dan badan. Belajar bentuk gerak. Lalu, belajar merangkai gerakan menjadi tarian yang utuh.
Eits, siapa bilang belajar tarian klasik ketinggalan zaman?!
Justru, seni seperti ini sangat dihargai dan diminati oleh orang asing.
Mereka datang ke Indonesia, antara lain untuk menyaksikan warisan seni klasik bermutu tinggi, seperti tarian klasik gaya Yogyakarta ini. Yuk lestarikan budaya Indonesia! jangan sampai diakui hak milik negara lain :)
 Hasil gambar untuk sanggar tari pradnya widya uny

Hasil gambar untuk sanggar tari pradnya widya uny
Hasil gambar untuk tari klasik jogja
Hasil gambar untuk tari klasik jogja

Hasil gambar untuk tari klasik jogja
Hasil gambar untuk tari klasik jogja

Tidak ada komentar:

Posting Komentar