Kamis, 12 Maret 2015

Bahaya SHISA

Saat ini tren merokok shisha sedang digandrungi remaja dan telah menjadi bagian dari pergaulan. Asapnya yang beraroma buah-buahan membuat orang-orang menjadi penasaran untuk mencobanya. Akhirnya merokok ‘buah-buahan’ ini pun dijadikan pilihan dengan alasan lebih menyehatkan ketimbang merokok tembakau biasa. Mereka pun menganggap asap shisha tidak berbahaya karena semua racun pada tembakau telah diserap oleh air.
Tapi ternyata semua anggapan-anggapan itu keliru. Merokok shisha lebih berbahaya dibandingkan merokok tembakau biasa. Menurut World Health Organization (WHO), merokok shisha selama satu jam sama bahayanya seperti mengisap 100 rokok.
Shisha mengandung tembakau dan kandungan beracun lain seperti nikotin, tar, karbon monoksida, arsenik, dan timah. Meski kandungannya sama, ternyata asap shisha lebih beracun daripada rokok tembakau. Jika dibandingkan dengan sebatang rokok tembakau, asap shisha mengandung arsenik dan nikel yang lebih tinggi, kandungan tar 36 kali lebih tinggi, dan karbon monoksida 15 kali lebih tinggi. Ngeri kan yaa.....
Bahaya Shisa:
-Penyakit Jantung
-Wanita hamil berisiko melahirkan bayi dengan berat badan rendah
-Kesuburan pria berkurang
-Kanker
-Penyakit pada gusi
 Kebanyakan penikmat shisha adalah kalangan muda yang justru takut untuk merokok tembakau. Mereka menganggap shisha lebih aman, ditambah dengan tuntutan pergaulan. Namun kebiasaan mengonsumsi shisha lebih buruk daripada merokok biasa. Tidak perlu takut dijauhi di dalam pergaulan atau dicap tidak modern oleh teman-teman. Ingatlah bahwa kesehatan jauh lebih penting. STOP SHISA!
Hasil gambar untuk shisha


Tidak ada komentar:

Posting Komentar